• 1
  • 2
  • 3

AIA AKA


Post Title

Aia aka adalah sebutan untuk minuman penyegar yang bahan utamanya terbuat dari cincau. Kata aia aka tentu berasal dari bahasa minang. Ya… masyarakat di kampung saya menyebut minuman unik yang satu ini dengan aia aka. Walau sebenarnya banyak nama lain yang diberikan untuk jenis minuman penyegar ini di sumatera barat. Di daerah lain di sumatera barat namanya berbeda-beda tergantung daerah yang bersangkutan.

Walau namanya berbeda namun wujudnya tetap sama. Yakni terbuat dari bahan dasar cincau. Cincau yang digunakan adalah terbuat dari cincau alami. Yakni cincau yang dibuat dari daun cincau secara tradisional. Itu sebabnya warna cincau ini berwarna hijau mengkilat. Berbeda dengan cincau kebanyakan yang warnanya hitam.

Post Title

Ternyata ada dua jenis cincau, yakni cincau hijau yang berasal ari tanaman Cyclea barbata dan cincau hitam dari tanaman Mesona palustris atau cincau perdu Premna serratifolia. Ketika kita menikmatinya akan terasa sensasi yang unik dan menyegarkan. Cincau langsung ditelan dengan kuahnya yang manis. Ketika sampai di tenggorokan terasa segar.

Membuat aia aka memang agak susah. Saya dulu pernah mencoba membuat cincau hijau seperti yang ada pada aia aka itu. Saya mengambil daun cincaunya dari kebun milik nenek. Di kebun ada banyak pohon cincau hijau yang ditanam nenek. Namun untuk membuatnya cukup susah. Setelah daunnya diremas-remas dengan air lalu disaring dan dimasukkan kedalam sebuah wadah. Setelah itu sari cincau itu didiamkan. Tapi ternyata cincaunya tak kunjung membeku. Akhirnya terpaksa cincau yang saya buat itu harus dibuang saja. Itulah pengalaman membuat cincau yang pernah saya coba. Kata orang, untuk membekukan cincau ada bahan tertentu yang dimasukkan saat akan membekukan cincau.

Sumber : http://www.kebudayaanindonesia.com/2014/10/aneka-minuman-ciri-khas-sumatera-barat.html